Selasa, 02 Agustus 2016

CROW’S BLOOD ep. 2 [Review]

Oke lanjut, di episode ke 2 ini diungkapkan rahasia Maki-chan dan masa lalunya serta bagaimana Aoi-chan bisa sembuh dengan cepat.

God and devil are fighting there and the battlefield is the heart of man

Semenjak keluar dari rumah sakit, entah kenapa kemampuan fisik Aoi meningkat dan perilakunya menjadi sedikit aneh seperti Maki-chan.

Dari hasil penyelidikan Kaoru-chan dan Sawada mengenai Aoi-chan dan Maki-chan ditemukan informasi bahwa saat Maki-chan kecelakaan prof. Seto Akihito, ayah Maki membawa anaknya ke rumah sakit Teito tempatnya bekerja namun saat itu Maki-chan sudah mati kemudian langsung diterbangkan ke Amerika di rumah sakit universitas Minesota tempat rekan kerja prof. Seto yang sama-sama meneliti tentang regenerasi tubuh bekerja. Setelah bertemu dengan prof. Seto diketahui juga ibu Maki-chan telah meninggal beberapa tahun sebelumnya karena kanker.


Saat di rumah sakit Minesota prof. Seto meminta rekannya prof. Gary Grossman untuk membantunya menolong Maki-chan. Walaupun penyembuhan dengan regenerasi masih di uji coba dan belum pernah sekalipun dipraktekan ke manusia, akhirnya keduanya bersepakat karena prof. Seto sangat tidak ingin kehilangan anaknya. Meskipun berhasil namun karena sebelumnya media memberitakan putri prof. Seto mati saat dulu kecelakaan akhirnya setelah pindah ke Jepang dia merubah namanya.

Seperti yang telah diceritakan episode sebelumnya bahwa Aoi-chan sembuh dengan sangat cepat setelah terjatuh dari gedung setinggi 10 meter. Saat di atas atap Aoi-chan bukan sengaja menjatuhkan diri karena merasa seperti burung seperti yang diungkapkannya namun karena didorong oleh Maki-chan. Meski begitu entah kenapa Aoi-chan tidak dapat mengingat kejadian itu.

Dari episode 2 ini dapat kita tahu bahwa kemampuan regenerasi seperti virus yang dapat menular melalui kontak langsung dimana dalam hal ini melalui Kiss(ciuman), selain itu orang yang telah tertular tidak dapat mengingat apapun mengenai penyebab mereka tertular, kemampuan fisik mereka juga meningkat, perubahan emosional. Virus regenerasi ini memungkinkan setiap bagian tubuh kembali seperti kondisi semula bagaimanapun kondisi luka yang dialaminya. Hal ini diperlihatkan ketika Aoi-chan mencoba menjatuhkan diri dari atap gedung dan luka-lukanya seketika sembuh dengan sendirinya.

Sejauh ini sudah empat orang yang tertular virus regenerasi ini oleh Maki-chan yaitu Aoi-chan, Furugori Chisa(Yui Yokoyama), Shinobu(Matsui Jurina), dan Ibunya Utsui Mai(Yukirin). Maki-chan menularkan pada ibunya Mai-chan karena saat itu sedang sakit kanker sama seperti ibunya dulu jadi merasa seolah ingin menyelamatkan ibunya.

Berarti sudah ada empat orang yang dapet Kiss nya cakulatan uwaaa. . . ane juga pengin kena virus regenerasi kalo gitu caranya. Cakulataaaan emang dah . . .  :3


Dorama ini emang beda dari Dorama AKB lainnya, ceritanya lebih natural dimana member mampu mengekspresikan karakter biasa mereka sendiri. Meskipun begitu alur cerita tetap berjalan harmonis dengan nuansa horornya. Mantep dah . . . sasuga Darren-san.


Bonus

Episode kali ini scene Hikari-chaan bentar banget, hadeh. L




Bagi yang mau nonton silahkan download
credit RAW by FYP-Kun : http://pasted.co/525e149c
subtitle by Kirin48 : http://www.kirin48.com/2016/07/subtitle-crows-blood-episode-2.html

Senin, 01 Agustus 2016

CROW’S BLOOD ep. 1 [Review]

Kali ini ane mau mereview dorama terbaru AKB48 yang tayang sejak akhir Juli kemarin di Hulu Japan. Yap, Crow’s Blood adalah drama bergenre horror besutan AKB48 dengan sutradara film SAW, Darren Bousman yang dikabarkan tayang 6 episode.

There is a remedy for everything except death

Pada episode pertama, diceritakan seorang murid pindahan kelas 3 SMA bernama Togawa Maki(eaa lagi2 cakulatan :3) yang begitu aneh sikapnya. 
Sejak kemunculannya banyak hal ganjil terjadi dari gagak yang tiba-tiba menabrak jendela kelas dan mati, mimisan berdarah hitam, hingga Nojiri Aoi(annin-cwan) yang jatuh dari gedung sekolah setelah mencari tau tentang asal-usul Maki. Anehnya setelah jatuh dari gedung setinggi 10m, dalam 2 hari kondisi Aoi-chan telah sehat sedia kala tanpa luka sedikitpun. Wew . . . マジク(Magic) desu ne haha. . .

Dari sini juga diketahui bahwa ayah Maki, Akihito Seto adalah seorang ilmuan yang meneliti tentang regenerasi dan sistem kehidupan manusia. Maki juga dulunya adalah seorang atlet pelari tercepat di Jepang(ussoooo . .) yang pernah mengalami kecelakaan berat yang entah bagaimana bisa sembuh tanpa luka juga.
Di akhir episode Isozaki Kaoru(Mayuyu) bertemu dengan Sawada Takeshi, seorang editor majalah misteri yang ingin mencari tau tentang bagaimana Aoi-chan bisa sembuh dengan cepat setelah terjatuh dengan kondisi parah. Nantikan kelanjutannya . . .
Oh ya sebenarnya ada satu kejadian aneh yang benar2 jadi misteri besar menurut ane, kalo lu pernah nonton sport festival AKB48 pasti paham, yap misteri bessaar episode 1 ini adalah gimana cakula bisa lari secepet itu tanpa kebawa angin :v


Sebelum ditutup berikut skema cast para pemain Crow’s Blood :

Bonus:
Hikari-chan <3


Bagi yang mau nonton silahkan download :
credit RAW by FYP-Kun : http://pasted.co/8f71ecba 
Subtitle by Kirin48 : http://www.kirin48.com/2016/07/subtitle-crows-blood-episode-1.html 

Senin, 24 Agustus 2015

Review Majisuka Gakuen 5 : Episode 1 dan 2

Yooosha, tulisan pertama saya kali ini akan coba membahas Majijo5. Yap, Drama yang sudah sangat dinanti-nantikan oleh seluruh fans 48Family khususnya ini baru aja tayang beberapa jam yang lalu di NTV. Dan sekarang saya dengan segala keterbatasan kemampuan bahasa jepang akan mencoba mereview sekilas tentang Majijo5 episode 1 dan episode 2. Jadi maaf, dan mohon direksi apabila ada yang salah dengan pemahaman saya.



Episode 1

Adegan dibuka dengan Salt (Shimazaki Haruka) yang datang ke sebuah tempat dimana Antonio (Yamamoto Sayaka) disekap oleh Yakuza. Salt kemudian berhadapan dengan beberapa Yakuza yang menjaga tempat itu. Namun, mereka tak dapat berkutik menghadapi Salt, wihhh keren banget pokoknya. Akhirnya Antonio berhasil diselamatkan oleh Salt.
Kemudian berganti latar di sekolah Gekioko (kalo ga salah).  Disini terjadi bentrokan yang sangat sengit yang memperlihatkan permusuhan antara Gekoiko dan Yabakune.
Di lain tempat Pasukan Majijo mendatangi atau lebih tepatnya mendobrak masuk sebuah pertemuan Yakuza. Saya kurang pahan apa yang diomongin tapi mungkin intinya Majijo memperingatkan Yakuza agar tidak menganggap remeh Majijo.
Kemudian ada adegan campurtangan Polisi(mungkin) dengan yakuza. Selain itu dijelaskan pula keterlibatan Bakamono (Kawaei Rina) dengan Yakuza.
Namun sayangnya episode pertama Majijo5 ini diakhiri dengan adengan tragis. Dalam remang-remang menyusuri jalan yang gelap, Salt sadar ada seseorang yang mengikutinya, Salt berhenti di depan perlintasan kereta api. Saat berbalik, dilihatnya seseorang yang memakai jaket lengkap dengan tudung kepalanya sehingga tak terlihat wajahnya. Namun ketika Salt hendak mendekatinya, tiba-tiba orang berjaket tadi mengeluarkan pistol dan melayangkan tiga buah peluru yang mengarah pada dada dan peru Salt. Salt pun akhinya meninggal. Saat Pemakaman Salt di kediamannya dihadiri oleh seluruh siswa Majijo termasuk dari Gekioko juga hadir. Bahkan para lulusan Majijo pun hadir termasuk Acchan  dan Yuuko-san. uwaaaaaah. End.



Episode 2

Kali ini adegan dibuka dengan percakapan antara team Hianabe, Kamisori dan Zombie tentang yang terjadi pada Salt. Disisi lain meskipun telah mendapat nasihat dari Takamina, tapi Sakura tetap bertekad membalaskan kematian Salt. Namun ketika berhadapan dengan Yakuza, Sakura kalah setelah di pukul dengan sebuah stick baseball(kalo ga salah). untunglah ada Bakamono yang secara tiba-tiba menyeretnya sebelum Sakura berbuat hal yang lebih ceroboh.
Kemudian yakuza yang tadi diserang Sakura menghadap bosnya. Akhirnya keesokannya Yakuza mereka mendatangi sekolah Majijo. Otabe dan Sakura ditemani Yoga dan Magic dibelakangnya pun menemui mereka. Mereka mengundang Rappapa untuk berbicara. Rappapa pun menerimanya.
#Ditempat pertemuan.
Suasana di tempat pertemuan sangat tegang. (Disitu mereka berbicara apa saya kaga paham, gomen). Namun disisi lain Bakamono berencana memanfaatkan situasi yang terjadi dengan melakukan tindakan ceroboh. Setelah berhasil melewati pengawal yang menjaga pertemuan Yakuza dan Rappapa itu, Bakamono menyamar menjadi pengantar minuman dengan membawa sebuah pistol untuk melakukan rencananya. Ketika Rappapa hendak pulang, mereka berpapasan dengan Bakamono. Saat itu Otabe yang berjalan paling belakang melihat Bakamono. Otabe memperhatikan Bakamono yang tiba-tiba mengeluarkan pistol dan menodongkannya ke arah Yakuza. Otabe kemudian mendekat berniat menghentikan Bakamono. Namun, tiba-tiba lampu padam. Sesampainya di ruang pertemuan Para Yakuza dan Bakamono sudah terkapar di lantai dengan tubuh dipenuhi peluru. End.